Apakah kalian mengetahui Quick Pod ? Pastinya nama tersebut terdengar asing. Kita di Indonesia biasa mengenalnya dengan nama 'Tongsis...
Apakah kalian mengetahui Quick Pod? Pastinya nama tersebut terdengar asing. Kita di Indonesia biasa mengenalnya dengan nama 'Tongsis' (Tongkat Narsis), sebuah alat berbentuk tongkat panjang yang digunakan untuk memudahkan orang-orang dalam mengambil foto diri sendiri dengan kamera mereka. Benda tersebut dipatenkan dan dipasarkan oleh seorang penemu bernama Wayne Fromm pada tahun 2006.
Namun sayangnya penemuan Fromm saat itu kurang diminati pasar dan lama kelamaan tenggelam karena kegiatan selfie dengan smartphone belum marak terjadi.
Pada era kejayaan smartphone, pabrikan tongsis asal China berhasil mempopulerkan kembali alat tersebut. Berita dan benda yang telah beredar luas tersebut terdengar oleh Fromm, hingga membuatnya sangat marah karena menilai produk buatannya telah dijiplak oleh pabrikan tongsis tersebut.
Kembali mundur ke tahun 1983, sebuah perusahaan kamera di Jepang 'Minolta' merilis produknya yang bernama 'Minolta Disc-7'. Seperti yang dijelaskan oleh Camerapedia:
Disc-7 memiliki satu fitur yang luar biasa yang berdiri terpisah dari kamera disc lainnya. Di tengah piring depan terdapat cermin cembung kecil, yang dapat dimanfaatkan oleh fotografer untuk merangkai potret diri. The Tiltable, telescoping membawa tali yang digunakan sebagai alat bantu fokus, karena panjangnya berhubungan dengan jarak fokus optimal lensa makro.
Awal tahun ini, pengguna Twitter Tessr mengunggah foto tongkat selfie Jepang dari sebuah buku tahun 1995 yang berjudul '101 Unuseless Japanese Inventations' yang mengutip 101 penemuan Jepang yang tidak dinilai tidak berguna.
Setelah berkembangnya teknologi, penemuan yang pada awalnya dianggap tidak bernilai itu ternyata sangat cocok dan berguna di masa kini. Setelah tongsis, apakah akan muncul penemuan-penemuan lama yang kembali terangkat di abad ke 21 ini? [nikkojapan.net]


